Mahasiswa Semester 6 D4 K3 UNIDA Gontor Telah Melaksanakan Kegiatan Pra-Magang di Perusahaan

WhatsApp Image 2019-03-05 at 12.26.01

Ponorogo – Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor beberapa waktu lalu telah menyelesaikan program praktek kerja lapangan (PKL). Program tersebut dilakukan di beberapa perusahaan milik pemerintah maupun perusahaan swasta seperti PT. Pertamina Trans Kontinental Jakarta, PT. Antam Tbk Pomala Sulawesi Tenggara, PT Krakatau Steel Cilegon, PT Semen Indonesia Tuban, dan PT Adhi Karya Tiara Persada Surabaya. Kegiatan ini dilakukan kurang lebih satu setengah bulan dari November hingga Desember 2018. Adapun program ini dikhususkan untuk seluruh mahasiswa K3 semester 6 yang berjumlah 15 orang.

Program pra-PKL atau magang ini merupakan program perdana bagi Prodi K3. Hal ini tak terlepas dari inisiatif dari mahasiswa semester 6 sendiri dan juga dukungan penuh dari Ketua Program Studi beserta para dosen K3. Diharapkan dengan adanya pra magang ini, mahasiswa dapat mengambil pengalaman sebanyak-banyaknya di tempat kerja dan juga mampu mengambil pelajaran sebaik-baiknya supaya dalam program magang nanti di semester selanjutnya dapat lebih siap untuk menghadapi dan menjalankannya. Selain itu, diharapkan pula mereka mampu mengaplikasikan ilmu K3 yang didapat di bangku kuliah ke dalam situasi dan kondisi di lapangan atau tempat kerja, sekaligus mengambil ilmu dan pengalaman mereka di sana untuk diterapkan di dunia akademis.

Dalam prosesnya, kegiatan pra magang ini walaupun hanya dilaksanakan selama satu bulan, namun sesungguhnya melalui proses yang sangat panjang dan penuh lika-liku. Untuk merealisasikannya, mahasiswa membuat proposal magang yang ditujukan ke peruhaan-perusahaan yang ingin mereka tuju. Kemudian proposal tersebut dilaporkan ke dosen pembimbing dan dievaluasi. Apabila proposal tersebut sudah disetujui pembimbing, maka mahasiswa baru bisa mengajukannya ke perusahaan yang dituju. Waktu pengajuan ke perusahaan tersebut mereka ajukan 3 bulan sebelum tanggal pra magang dilaksanakan. Bahkan ada yang sudah mengajukan 6 bulan sebelumnya.

Rata-rata perusahaan tidak memberikan jawaban dalam hitungan hari bahkan minggu, jawaban persetujuan dari perusahaan biasanya baru dapat diterima paling cepat adalah satu bulan. Walaupun ada juga yang baru menerima jawaban dua bulan setelahnya. Surat balasan itu pun tidak mesti berupa surat persetujuan penerimaan dari perusahaan, tapi bisa juga surat penolakan terhadap mahasiswa magang di perusahaan tersebut. Namun untungnya, seluruh proposal dapat diterima oleh perusahaan yang dituju.

Setelah persetujuan proposal magang itu didapat, selanjutnya adalah tahap perizinan di bagian akademik, seperti perkuliahan, kegiatan wajib, perkumpulan, dsb. Kemudian baru tahap perizinan non-akademik yang berhubungan dengan kehidupan dan kegiatan mahasiswa di asrama. Proses ini menjadi prosedur yang harus dijalankan oleh mahasiswa UNIDA sebagai bentuk komitmen, kepercayaan serta tanggung jawab mahasiswa itu sendiri.

Dalam prakteknya, para mahasiswa yang melakukan kegiatan ini sangat antusias dan bersemanagat sekali karena mereka mendapatkan ilmu yang mungkin tidak mereka dapatkan di bangku kuliah. “kegiatan ini sangat baik untuk ladang pembelajaran dan juga menambah pengalaman dalam berinteraksi di tempat kerja,” ujar Dikri, salah satu peserta pra magang di PT Krakatau Steel.

Setelah kegiatan ini berakhir, mereka diharuskan menuliskan laporan dan dipresentasikan di hadapan Wakil Dekan, Kaprodi, dan juga Dosen K3. Beberapa dari dosen ada yang memberikan tanggapan, masukan, bahkan kritik dari laporan dan presentasi tersebut. Namun mereka juga mengapresiasi terhadap kegiatan para mahasiswa magang yang dianggap telah belajar dan bekerja dengan baik. Kegiatan ini mungkin nantinya akan berjalan ke semester-semester selanjutnya dan diharapkan bisa lebih baik lagi.

Berita Terkait :

Super Camp : Menambah Keakraban Mahasiswa K3 UNIDA Gontor

error: