Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

Oleh Choirul Danang R

Mahasiswa Manajemen – Universitas Darussalam Gontor

Gambar 1. Menangis (Liputan6.com)

Setiap manusia pasti pernah menangis. Menangis merupakan hasil ungkapan perasaan seseorang saat merasa sedih, terharu dan bahagia. Meskipun terlihat sepele, sesungguhnya menangis memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh. Jika ada yang bertanya mengapa wanita lebih mudah menangis dibandingkan pria maka jawabannya ada dua sebab, yaitu dari segi psikologis dan biologis. Secara psikologis pria lebih menggunakan logika ketika bertindak dibandingkan emosional perasaan berbeda dengan wanita yang lebih banyak menggunakan emosional dalam bertindak. Sedangkan dari segi biologis sendiri, didalam tubuh manusia terdapat hormon estrogen yang berperan untuk memicu timbulnya reaksi emosional seperti kecewa,sedih, bahagia dan lain sebagainya. Hasil sebuah penelitian dari University of Bath,Inggris (2020) menunjukkan bahwa wanita memiliki hormon estrogen yang lebih banyak dibandingkan dengan pria.

Menangis terkadang terjadi tanpa kita sadari karena tergantung pada situasi dan perasaan seseorang. Selain sebagai cara mengungkapkan perasaan, berikut beberapa manfaat menangis bagi tubuh yang dikutip dari artikel ilmiah (Tim Himasaki UIN Bandung:2018) :

  1. Mengurangi Stres

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa menangis dapat merangsan produksi endorfin pada tubuh seseorang, endorfin sendiri merupakan hormon yang dapat membuat seseorang merasa lebih baik, mengurangi rasa dan meredakan stres.

  1. Meningkatkan Suasana Hati

Perasaan dalam diri seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis saja, namun faktor biologis juga. Salah satunya adalah karena kandungan kadar mangan (Mn) yang berlebih dalam tubuh seseorang yang dapat memicu suatu hati seseorang menjadi lebih cemas, lelah, gelisah, mudah marah dan terbawa emosi. Dan saat kamu menangis kelebihan mangan tersebut juga ikut keluar dari tubuh bersamaan dengan air mata sehingga suasana hati kian membaik.

  1. Menyehatkan Mata dan Mencegah Flu

Air mata merupakan cairan yang keluar dari mata ketika seseorang sedang menangis. Cairan ini akan keluar dan memiliki manfaat untuk melembabkan mata dan mencegah dehidrasi pada selaput mata. Selain itu air mata juga mengandung zat lisozim fluida yang dapat membunuh 90-95 persen bakteri hanya dalam beberapa menit, sehingga dapat membersihkan mata dari bakteri. Zat lisozim fluida juga membantu membunuh bakteri penyebab flu sehingga seseorang terhindar dari sakit flu.

  1. Mengeluarkan Zat yang Tidak Berguna dari dalam Tubuh

Menangis merupakan salah satu proses detox selain BAB, BAK dan keringat. Detox sendiri merupakan proses mengeluarkan zat yang tidak berguna dan zat racun dari dalam tubuh, yang entah itu berasal dari faktor udara, makanan, dan juga emosional. Proses detox sendiri sangat dibutuhkan agar tubuh tetap terjaga kesehatannya.

  1. Melegakan Perasaan dan Menyeimbangkan Pikiran

Saat kita menangis tubuh akan secara otomati memproduksi zat endorfin yang dapat memberikan rasa tenang, menstabilkan pikiran dan emosi. Itulah mengapa saat kita menangis suasana hati perlahan akan lebih tenang dan lega dari sebelumnya.

  1. Lebih Dekat dengan Orang Lain

Ketika menangis seseorang dapat meluapkan seluruh emosi yang ada didalam dirinya, sehingga mencegah terjadinya hambatan mental pada diri seseorang. Menangis dapat membantu memecahkan emosi dan mengubah suatu pandangan seseorang terhadap orang lain sehingga seseorang dapat lebih terbuka dan menjadikannya lebih dekat dengan orang lain.

Terlepas dari semua manfaat menangis diatas, kita tetap harus memperhatikan beberapa hal berikut saat menangis:

  1. Jangan menangis secara berkepanjangan.
  2. Menangislah ditempat yang tepat agar terhindar dari rasa malu.
  3. Namun apa bila suasana hati tidak lekas membaik dan jadi semakin sering menangis tanpa sebab dan depresi, sebaiknya berkonsultasilah dengan seorang psikiater untuk mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat.

 

Ditinjau oleh : Aisy Rahmania, S.ST., M.KKK. (Dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja FIK UNIDA Gontor).

error: